Cara menentukan dimensi, elemen, sub elemen P5-PPRA (P5RA) raudhatul athfal kurikulum merdeka dengan mengintegrasikan antara dimensi, elemen, sub-elemen Profil Pelajar Pancasila dengan nilai subnilai Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin. Untuk RA, dimensi dan nilai ini diterapkan dengan memperhatikan tahap perkembangan anak usia dini dan melalui pendekatan bermain yang menyenangkan. Artikel ini menyajikan dimensi dan sub dimensi tersebut.
Pembelajaran Projek P5RA Raudhatul Athfal
Pembelajaran Projek P5RA di Raudhatul Athfal merupakan komponen penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka untuk pendidikan anak usia dini berbasis Islam. Berikut penjelasan singkatnya:
Pembelajaran Berbasis Proyek P5RA di Raudhatul Athfal adalah aktivitas pembelajaran yang menyenangkan yang berfokus pada penguatan karakter anak sebagai pelajar Pancasila dengan karakteristik Islami yang rahmatan lil alamiin.
P5RA merupakan singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin yang dikhususkan untuk jenjang Raudhatul Athfal. Berbeda dengan jenjang pendidikan lainnya, pelaksanaan P5RA di RA terintegrasi dengan kegiatan intrakurikuler, sehingga tidak memiliki alokasi waktu khusus. Raudhatul Athfal dapat mengembangkan P5RA sesuai capaian pembelajaran dan tema yang tersedia.
Tujuan utama Pembelajaran Projek P5RA adalah mendorong peserta didik untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses belajar dan penguatan karakter, tidak hanya menerima pengetahuan secara pasif. Proyek pada RA biasanya dilakukan dalam konteks perayaan tradisi lokal, hari besar keagamaan, hari besar nasional atau internasional.
Dalam struktur Kurikulum Operasional Madrasah (KOM), P5RA menjadi bagian penting dari pengorganisasian pembelajaran bersama dengan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan program pendukung lainnya.
Melalui pendekatan projek ini, anak-anak di Raudhatul Athfal didorong untuk mengembangkan 6 dimensi Profil Pelajar Pancasila dan 10 nilai Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin melalui kegiatan yang menyenangkan, kontekstual, dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

Struktur Dimensi, Elemen, Sub Elemen P5RA RA
Struktur dimensi, elemen, dan sub elemen ini menjadi acuan bagi pendidik di Raudhatul Athfal dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif anak, tetapi juga sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Islam rahmatan lil alamin. Berikut ini adalah rincian dimensi, elemen, dan sub elemen untuk P5RA Kurikulum Merdeka:
| Dimensi | Elemen | Sub Elemen | Nilai Rahmatan Lil Alamin | Sub-Nilai |
|---|---|---|---|---|
| 1. Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia | a. akhlak beragama | Mengenal dan Mencintai Tuhan Yang Maha Esa Pemahaman Agama/ Kepercayaan Pelaksanaan Ritual Ibadah | Berkeadaban (Ta'adub) | Shaleh individual |
| b. akhlak pribadi | Integritas Merawat Diri secara Fisik, Mental, dan Spiritual | Berkeadaban (Ta'addub) Keteladanan (Qudwah) | Shaleh individual Integritas Disiplin |
|
| c. akhlak kepada manusia | Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaan Berempati kepada orang lain | Berkeadaban (Ta'addub) Kesetaraan (Musāwah) | Shaleh Sosial Menghargai orang lain Peduli sosial |
|
| d. akhlak kepada alam | Memahami Keterhubungan Ekosistem Bumi Menjaga lingkungan alam sekitar | Berkeadaban (Ta'addub) Dinamis dan inovatif (Tathawwur wa Ibtikār) | Shaleh Sosial Berbudaya dan peduli lingkungan |
|
| e. akhlak bernegara. | Melaksanakan Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia | Kewarganegaraan dan kebangsaan (Muwatanah) | Nasionalisme Patriotisme Komitmen Kebangsaan |
|
| 2. Berkebhinekaan Global | a. Mengenal dan menghargai budaya | Mendalami budaya dan identitas budaya Mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknya Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya | Kewarganegaraan dan kebangsaan (Muwatanah) | Akomodatif terhadap budaya lokal |
| b. Komunikasi dan interaksi antar budaya | Berkomunikasi antar budaya Mempertimbangkan dan menumbuhkan berbagai perspektif | Musyawarah (Syuura) | Menghargai perbedaan pendapat Menjunjung tinggi keputusan mufakat / konsensus |
|
| c. Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebhinekaan | Refleksi terhadap pengalaman kebhinekaan Menghilangkan stereotip dan prasangka Menyelaraskan perbedaan budaya | Kewarganegaraan dan kebangsaan (Muwatanah) | Patriotisme Komitmen Kebangsaan |
|
| d. Berkeadilan Sosial | Aktif membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutan Berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan bersama Memahami peran individu dalam demokrasi | Adil dan Konsisten (I'tidaal) Musyawarah (Syuura) | Jujur Tanggung Jawab Kerja keras Demokratis |
|
| 3. Bergotong-royong | a. Kolaborasi | Kerjasama Komunikasi untuk mencapai tujuan bersama Saling ketergantungan positif Koordinasi sosial | Toleransi (Tasaamuh) | Kolaboratif Sikap terbuka |
| b. Kepedulian | Tanggap terhadap lingkungan Sosial Persepsi sosial | Toleransi (Tasaamuh) | Menghargai keberagaman Bersaudara atas dasar agama, kemanusiaan, dan sesama warga negara. (Ukhuwah Islamiyah, basyariah, wataniyah). |
|
| c. Berbagi | ||||
| 4. Mandiri | a. Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi | Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi Mengembangkan refleksi diri | Keteladanan (Qudwah) | Integritas |
| b. Regulasi diri | Regulasi emosi Penetapan tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapainya Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri Mengembangkan pengendalian dan disiplin diri Percaya diri, tangguh (resilient), dan adaptif | Keteladanan (Qudwah) | Integritas Disiplin Percaya Diri |
|
| 5. Bernalar kritis | a. Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan | Mengajukan pertanyaan Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan | Dinamis dan inovatif (Tathawwur wa Ibtikaar) | Berpikiran terbuka Bernalar kritis Berjiwa kompetitif |
| b. Menganalisis dan mengevaluasi penalaran | ||||
| c. Refleksi pemikiran dan proses berfikir | Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri | |||
| 6. Kreatif | a. Menghasilkan gagasan yang orisinal | Dinamis dan inovatif (Tathawwur wa Ibtikaar) | Kreatif Mandiri Berjiwa kompetitif |
|
| b. Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal serta | ||||
| c. Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan |
Anda juga bisa mengunduh dalam format word docx yang bisa di edit melalui tautan yang kami sediakan di bawah ini :
Untuk Apa Dimensi Elemen Sub Elemen P5RA?
Semua ini di Raudhatul Athfal memiliki beberapa tujuan dan manfaat penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen P5-PPRA pada Kurikulum Merdeka ditetapkan sebagai acuan dalam implementasi projek penguatan profil pelajar di satuan pendidikan, termasuk Raudhatul Athfal. Hal ini merupakan bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional agar dapat dipahami dan diterapkan secara sistematis.
Tujuan utama adanya struktur dimensi, elemen, dan sub elemen ini adalah untuk memberi kesempatan pada peserta didik mempelajari isu atau tema-tema penting dengan pendekatan yang sistematis dan terstruktur, yang pada akhirnya bertujuan untuk membentuk pelajar yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.
Manfaat Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen P5-PPRA
- Kejelasan Arah Pembelajaran Dimensi, elemen, dan sub elemen memberikan kerangka yang jelas bagi pendidik dalam menentukan tujuan pembelajaran projek, sehingga capaian kompetensi peserta didik dapat terukur dan terarah.
- Panduan Penyusunan Kurikulum Struktur ini membantu satuan pendidikan dalam menjalankan prinsip-prinsip P5-PPRA yang holistik, kontekstual, berpusat pada peserta didik, eksploratif, dan mengedepankan kebersamaan.
- Acuan Penerapan Nilai Struktur dimensi, elemen, dan sub elemen memberikan gambaran konkret tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila dan Islam rahmatan lil alamin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anak, mulai dari akhlak beragama, pribadi, kepada manusia, kepada alam, hingga bernegara.
- Dasar Asesmen Perkembangan Struktur ini menjadi dasar untuk mengukur dan mengevaluasi perkembangan peserta didik, sehingga memudahkan pendidik dalam melakukan asesmen terhadap pencapaian profil pelajar yang diharapkan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
- Penguatan Identitas Nasional dan Keagamaan Dengan mengintegrasikan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila dan sepuluh nilai Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin, struktur ini membantu memperkuat identitas nasional dan nilai-nilai keagamaan anak sejak usia dini.
Di Raudhatul Athfal, struktur dimensi, elemen, dan sub elemen P5-PPRA ini diterapkan dalam pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak, sehingga dapat membentuk fondasi karakter dan kompetensi yang kuat sejak usia dini.
Komentar